Minggu, 01 Agustus 2010
DIRIMU BERSAMANYA
Jika Hati adalah Istana
Maka CINTA adalah Surganya
Jika Ketulusan Adalah Mahkota
Maka Kesetiaan Adalah Tahtanya
...
Senyum Seorang Kekasih
adalah Mutiara Hati
Jika Kau Berlari KeGunung
Akan Kukejar Sekuat Tenagaku
Kau Lari Kelaut
Kukejar dengan Perahuku
Kau Lari Ke Surga
Kukejar dengan Iman dan Taqwaku
Tapi Jika Kau Berlari Ke Pangkuan Orang Laen????
g akan Kukejar...
Moga Kau Bahagia Bersamanya....
Maka CINTA adalah Surganya
Jika Ketulusan Adalah Mahkota
Maka Kesetiaan Adalah Tahtanya
...
Senyum Seorang Kekasih
adalah Mutiara Hati
Jika Kau Berlari KeGunung
Akan Kukejar Sekuat Tenagaku
Kau Lari Kelaut
Kukejar dengan Perahuku
Kau Lari Ke Surga
Kukejar dengan Iman dan Taqwaku
Tapi Jika Kau Berlari Ke Pangkuan Orang Laen????
g akan Kukejar...
Moga Kau Bahagia Bersamanya....
Selasa, 13 Juli 2010
HEHEHEHE
Kenapa PERSAHABATAN bisa PUTUS ?
krn Qta kdang sama2 Berfikir "Ahh, mngkin dia lg sibuk"
kdang Qta jg berfikir takut ganggu
lama2 jd CUEK
Akhirna muncul pemikiran
buat apa Bikin STATUS dluan
blm tentu DIA mau Komentar..
klo dah gini CINTA KASIH dalam persahabatan akan Hilang
Semua jd LUPA
Itulah Alasan aku bikin STATUS ini
krn Qta kdang sama2 Berfikir "Ahh, mngkin dia lg sibuk"
kdang Qta jg berfikir takut ganggu
lama2 jd CUEK
Akhirna muncul pemikiran
buat apa Bikin STATUS dluan
blm tentu DIA mau Komentar..
klo dah gini CINTA KASIH dalam persahabatan akan Hilang
Semua jd LUPA
Itulah Alasan aku bikin STATUS ini
Jumat, 18 Juni 2010
CERITA LUCU
BUTA
Darto: "Mas, maaf ya... Kok pakai sandal warnanya
beda, satu biru yang lainnya merah?"
Silo: "Sengaja, sekarang kan lagi ngetrend begini.
Biasa... mau ngapel."
Darto: "Wah, nggak salah mas, ngapel pake kaos
kampanye?"
Silo: "Sengaja, biar tambah yakin saya tidak beda
dengan dia!"
Darto: "Tapi kok malam-malam begini pakai kacamata
gelap mas, apa nggak takut kesandung?"
Silo: "Sengaja! yang ini jangan saudara tanya deh...
Urusan intern!"
Darto: "Pasti kacamata mahal ya mas, tapi apa nggak
takut kesandung?"
Silo: "Eh bung! Ini apa nih?!"
Darto: "Tongkat!"
Silo: "Udah pernah ngerasain tongkat mampir di jidat
gak?"
Darto: "Lho... kok marah, saya kan cuma.....?"
Silo: "Nanya melulu. Udah tahu gua buta!!..."
Selasa, 15 Juni 2010
MIE AYAM LANGGANAN

Ini Mie Ayam LanggananQ....
Oia ak termasuk Mie Ayam Lovers (sekedar informasi, hehehe...)
Tempat ini Namanya Mie Ayam BAROKAH
Enak, Nikmat, dan susah buat diucapkan dengan Kata2...
Yg pst Temen2 Semua hrs pada Nyobain...
Terutama MIE AYAM LOVERS...
Dimakan Pagi Asyik..
Siang Mantap..
Apalagi dimakan Malam Juga Nikmat...
hmmm ... yummmy
Mak nyusssss
Senin, 31 Mei 2010
PATAH HATI
.jpg)
Satu Pelukanmu trasa HANGAT di dalam Hati dan Jiwaku
Membuat Aku tak bisa Melupakanmu
Ya Pelukan Mesra dan Manjamu ga akan bisa Aku lupakan
...Sekalipun Kini Engkau dengan yang lain
Dan Kini Aku Bagai Kerang yang Terbuang di Lautan ...
Tenggelam Bersama Asaku...
Kutuliskan Ini Hanya Untukmu
My SWEET...
ihikssss........
Jumat, 28 Mei 2010
BROKEN HEART 2

Aku Tahu
Cintamu gak berpihak Padaku
Karena itu aku akan Menjauh dan takkan mencari Cintamu
Cukup sampai sekian saja kurasakan Cintamu
...
Rasa yang Kurasakan kali ini adalah sakit
Namun harus bgaimana lagee?
tak ada yang bisa mngobati Rasa Sakit ini
Selain Dirimu
dan pasti Akan Pudar sendiri
seiring derasnya waktu
Kini aku hanya bisa Menanti
Bukan Untuk Mencari
CINTA...
Kamis, 27 Mei 2010
BROKEN HEART

Cinta Tak Harus Memiliki Itu BOHONG... Semua Orang yang Sudah Terlanjur Cinta Sepertiku pasti Ingin Memiliki... Bahkan Terkadang Harus Memiliki... ... Dengan Melihatmu Bahagia Bersama Dia.. Aku Ikut Bahagia.. Itupun juga BOHONG... ... Aku Hanya Pura2, Saat HatiQ Tersakiti.. Karena Aku ga mau MUNAFIK... .... Aku Telah Jatuh Cinta Padamu....
Langit Takut Kehilangan Bintang... ... Laut Takut Kehilangan Ombak... ... Dan Mentari Takut Kehilangan Sinarnya... ... Begitu Juga Aku Takut Kehilangan Dirimu... Karena Kau Tidak Seperti Dulu Lagi.... ... Kalau Kau Ragu... Tengiklah Kebelakang... Karena Aku Akan Selalu Ada Untukmu......
Rabu, 26 Mei 2010

Katanya
CINTA sprti AGAMA yg Butuh Kepercayaan
sprti PPKN yg Saling Menghargai
sprti BAHASA yg Punya ARTI
sprti SEJARAH yg Punya Masa Lalu
sprti Matematika yg Punya Perhitungan
sprti SENI yg Butuh Ketrampilan
sprti BIOLOGI yg Saling Interaksi
Tapi Apakah CINTA harus Seperti PENJASKES
Yang Harus Butuh PRAKTEK???
emng mnding PRAKTEK drpd TEORI aj, hehehehe
KekecewaanQ Padamu

Padahal Aku sudah Berusaha munguranginya...
Ak tahu kau sdh ga sprti dulu...
Tp knp km tetep ga balas smsQ..
...Gak Enak, huffttt
Aku berharap km ga pernah ngerasain Sakit Ini
Aku Takut yg Aku alami saat ini nanti Suati Saat Terjadi Padamu..
Soalna Di Dunia KARMA itu pasti ada
Bukan Menyumpahi
Tp aku gak mau Semua Itu Terjadi..
Sabtu, 22 Mei 2010
Kamis, 20 Mei 2010
CERITA CINTA
Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KEKAYAAN,KECANTIKAN, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Awalnya mereka hidup berdampingan dengan baik dan saling melengkapi. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.
CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA. Tak lama CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu. "KEKAYAAN! KEKAYAAN! Tolong aku!" teriak CINTA. Lalu apa jawab KEKAYAAN
"Aduh! Maaf,CINTA!" kata KEKAYAAN. "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu KEKAYAAN cepat-cepat mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA tenggelam.
CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan perahunya. "KEGEMBIRAAN! Tolong aku!", teriak CINTA. Namun apa yang terjadi, KEGEMBIRAAN terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tuli tak mendengar teriakan CINTA. Air makin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN.
"KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA. Lalu apa jawab KECANTIKAN, "Wah, CINTA, kamu basah dan kotor.Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut KECANTIKAN. CINTA sedih sekali mendengarnya. CINTA mulai menangis terisak-isak. Apa kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku.
Saat itu lewatlah KESEDIHAN. Lalu CINTA memelas, "Oh, KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu", kata CINTA. Lalu apa kata KESEDIHAN, "Maaf, CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja...", kata KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepada Tuhannya, oh tuhan tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku, tanpa CINTA?
Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!" CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya. Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.
Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar, bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang baik hati menyelamatkannya itu. CINTA segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU", kata orang itu.
Lalu CINTA bertanya "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku", tanya CINTA heran. "Sebab", kata orang itu, "hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari CINTA itu...
Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KEKAYAAN,KECANTIKAN, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Awalnya mereka hidup berdampingan dengan baik dan saling melengkapi. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.
CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA. Tak lama CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu. "KEKAYAAN! KEKAYAAN! Tolong aku!" teriak CINTA. Lalu apa jawab KEKAYAAN
"Aduh! Maaf,CINTA!" kata KEKAYAAN. "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu KEKAYAAN cepat-cepat mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA tenggelam.
CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan perahunya. "KEGEMBIRAAN! Tolong aku!", teriak CINTA. Namun apa yang terjadi, KEGEMBIRAAN terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tuli tak mendengar teriakan CINTA. Air makin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN.
"KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA. Lalu apa jawab KECANTIKAN, "Wah, CINTA, kamu basah dan kotor.Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut KECANTIKAN. CINTA sedih sekali mendengarnya. CINTA mulai menangis terisak-isak. Apa kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku.
Saat itu lewatlah KESEDIHAN. Lalu CINTA memelas, "Oh, KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu", kata CINTA. Lalu apa kata KESEDIHAN, "Maaf, CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja...", kata KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepada Tuhannya, oh tuhan tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku, tanpa CINTA?
Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!" CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya. Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.
Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar, bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang baik hati menyelamatkannya itu. CINTA segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU", kata orang itu.
Lalu CINTA bertanya "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku", tanya CINTA heran. "Sebab", kata orang itu, "hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari CINTA itu...
Langganan:
Komentar (Atom)











